Senin, 09 Januari 2012

“Titipan cinta sang bi2 “

Aq mencoba menitipkan kasihku padaMU...ya Robbi...
Jika memang diriku adhalah serpihan tulang rusuknya
Maka aq mohon jgan Enggkau biarkan kasih ini
Terhiasi oleh hitamnya jln yg Engkau dustai...
Aku mohon...
Berikanlah kami ketabahn dalm menjga kasih ini...
Tanpa aku merasa sakit dan redupnya cahaya kasih ini
Dan jika memank dri aku benar bagian serphan tulang rusuk nya....
Maka aku mohon pertemukan kami dalam iktan suci...
Yakni pernikahan....
Dan aku mohon jgn Enggkau biarkan kami terbeanam dalm kenistaan
Yg selalu mengatas namakan cinta....02/12/2011

Sabtu, 24 Desember 2011

“cinta dan ketulusan hati”


Aq tersenyum,menyapa hari-hariku
Tapi tak cukup untuk menerangkn,suasana hatiku saat ini
Kasihku yg lm teerpenda, kini mulai mengikis membekas lra dalam hti
Tanpa seberkas saksi yang hdir di hariku
Sedih,lara,bahagia terpadu menjdi satu dlm lbar fiqr dimensiku
Mencintai bukan bagaimana cara ku untuk mendapatkan
Perhatian,kasih sayng,,,,,,
Tapi mencintai adhlah bagaimana ku dapat hadir kehidupannya
Tanpa aku hrus mempublikasahkan pengerbanan ku pdanya.....
Cinta pun tak akn trlka dmi membhagiakknya....
Namun yg aku tau keikhlasan yg kan menyrtai hati
Saat ku hrus mlepaskan dmi kbahagiaannya...................??????03/12/2011

Senin, 12 Desember 2011

Bintanglah Capaian ku

Kutetapkan kaki tuk berlari
walau api mencoba tuk menghanguskan semangat ini
takkan lelah tuk melangkahkan kaki
melawan semua keterpakuan ini

Bintang - bintang indah telah menanti
kan ku gapai simpan dalam hati
menyinari mewarnai hidup ini
membuka kasih sayang di hati

takkan terhenti langkah ini
hingga memeluk bintang - bintang yang ku nanti
kan ku hadapi api....
api pelebur semangat ini

Kamis, 24 November 2011

Tips Menjadi Pembicara yang Inspiratif.



Tak mudah memang menjadi seorang pembicara (public speaker). Tidak cukup bila sekadar mampu berbicara di hadapan banyak orang tanpa merasa gugup, atau dengan tetap menguasai bahan presentasi.
"Seorang pembicara yang baik adalah seorang pembicara yang bisa menginspirasi orang, namun tidak menggurui," ungkap Chocky Sitohang, saat sesi pembekalan public speaking untuk finalis Puteri Indonesia 2011 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2011) lalu.
Menurut Choky, ada tiga hal yang bisa dilakukan seorang pembicara untuk menginspirasi audience-nya:
Informatif. Berikan hal-hal yang inspiratif bagi pendengar. Informasi yang informatif akan membuat pendengar Anda menjadi tertarik pada hal yang akan Anda bicarakan. Hal ini akan membuat Anda lebih dihargai oleh pendengar. "Namun jangan lupa untuk menyampaikan hal yang benar," ungkap Choky.
Persuasif. Seorang pembicara yang baik harus bisa menggiring pendengarnya untuk bisa mendengarkan dan hanyut pada pembicaraan. "Menjadi pembicara yang persuasif bisa dilatih dalam hidup sehari-hari. Carilah teman yang baik dan bisa mendukung Anda dalam keadaan apapun. Dengan demikian Anda bisa merasa diterima dan bisa lebih percaya diri melakukan sesuatu," tambah Choky.
Berusahalah untuk bisa bersahabat dengan lawan bicara dan lingkungan Anda. Jangan berusaha untuk menggurui lawan bicara. Dengan merasa diterima oleh lingkungan, Anda bisa menjadi lebih yakin pada kemampuan public speaking Anda.
Entertaining. Ketika menjadi pembicara, meski harus membicarakan hal yang serius jangan terhanyut oleh perasaan Anda untuk terlalu serius. "Selipkan sedikit jokes dalam pembicaraan Anda agar suasana menjadi cair dan tidak tegang," tambahnya

Selasa, 22 November 2011

Tips Dan Trik Cara Belajar Yang BaikTips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik


Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang BaikUntuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6. Belajar Dengan Serius dan TekunKetika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan UjianHindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan

Senin, 21 November 2011

9 Cara Pandang di Dalam Diri Sendiri

Dalam hidup ini terkadang kita sering kali mengalami kegagalan , baik dalam hal kecil ataupun besar. Banyak orang bilang atau pepatah lama mengatakan bahwa “ kegagalan adalah kemenangan yang tertunda “tetapi apakah kita harus terus mendapatkan kegagalan dan belum mengetahui sampai kapan lemenangan/keberhasilan itu akan datang pada kita. Mungkin kita harus mencoba untuk mengubah cara pandang kita, berusaha lebih kuat dan giat serta berdoa dengan niat yang tulus.
Selain itu juga, kita harus memilki rasa percaya diri serta motivasi yang cukup kuat untuk meraih keberhasilan dan cita–cita yang kita ingini. Berikut ini artikel untuk merubah cara pandang di dalam diri sendiri (self reframing) :
1.TAKLUKKAN DIRI SENDIRI
“Dia yang bisa menaklukkan orang lain adalah manusia kuat.
Dia yang bisa menaklukkan dirinya sendiri adalah manusia super.” (Lao Tze)
Perenungan Diri:
1. Malam hari sambil berbaring tidur, ambil waktu 1 – 2 menit.
2. Lakukan refleksi kegiatan hari ini secara cepat saja.
3. Tanyakan ke dalam diri sendiri: “Apakah masih ada emosi negatif yang tersimpan dalam diriku saat ini ?”
4. Lalu, tarik nafas yang dalam dan tahan nafas selama yang bisa Anda lakukan.
5. Bayangkan kejadian yang menimbulkan emosi negatif tersebut.
6. Buang dan lepaskan dengan menghembuskan nafas sepanjang mungkin.
7. Lanjutkan dengan bernafas perlahan saja, dan makin perlahan, sampai seluruh badan terasa rileks bak tanpa otot.
8. Diam sejenak dan ambil keputusan untuk berubah, misalnya: “Besok mau senyum aja aaah…” dan tidurlah dengan senyum… zzz…zzz…
Karena jika dengan ikhlas kita mulai bisa menaklukkan diri sendiri, maka kekalahan bukan lagi kekalahan, bukan?
2. BELAJAR DARI KEKALAHAN
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan, sesungguhnya Anda tidak kalah” (Zig Ziglar)
Saat Anda “merasa” kalah, lakukan berikut:
- Duduk diam dan tarik nafas panjang
- Cari penyebab kekalahan tersebut (cepat saja)
- Ambil pelajaran dari kekalahan itu
- Pejamkan mata: Tersenyumlah dan bersyukur
- Hembuskan nafas secepat mungkin
- Bangkit dan lompatlah setinggi mungkin
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan, sesungguhnya Anda tidak kalah.” Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, walau diberi nama “kalah”.
3. PELAUT TANGGUH
(Bayangkan WS Rendra, ucapkan syukur dan hormat sebagai rasa kagum pada dia, masuk ke dalam diri dia dan bacakan lirik di bawah ini, bak WS Rendra)
Hidup adalah rangkaian masalah.
Jika kita melihatnya sebagai masalah.
Hidup adalah rangkaian tantangan.
Jika kita melihatnya sebagai peluang.
Tantangan penting untuk otot pikiran.
Tantangan membuat kita bertumbuh.
Tantangan membuat kita kreatif.
(baca berikut ini sambil hembuskan nafas)
Bersyukurlah jika kita mempunyai tantangan.
Karena artinya kita memiliki peluang.
(tahan nafas di perut dan baca dengan keyakinan kuat)
Ya, sebuah peluang untuk Menang.
Pepatah kuno mengatakan:
“Lautan yang tenang,
tidak menghasilkan pelaut yang tangguh”
Atasilah masalah dengan:
Tetaplah tersenyum.
Tetaplah bergandengan tangan.
Kita hanyalah berbeda, itu saja.
4. GIAT BEKERJA KUNCI SUKSES
“Tidak Ada Jalan yg Mulus utk Sukses, Giat Bekerja Adalah Kuncinya” (George G Williams )
Perenungan Diri:
Hasil penelitian mengatakan bahwa Ketekunan, Keuletan, Kegigihan akan membuat otot di seluruh tubuh kuat, baik otot badan, otot tangan, otot kaki, bahkan “otot” di otak kita. Yang paling penting adalah membuat kuat Otot Pikiran kita.
“Anda tidak mungkin memahami Work Smart, sebelum Anda memiliki mental Work Hard” (Krishnamurti)
Situasi Indonesia boleh tidak menentu, tetapi nasib kita haruslah kita yang menentukan. Kita cukup bergiat pada hal yang bisa kita kendalikan.
5. SIAPA YANG KAYA?
“Siapa yang kaya?
Dia yang bersukacita dengan apa yang dimilikinya.” (Benjamin Franklin)
Perenungan Diri:
Bersukacita dan bersyukur dengan apa yang kita miliki, justru akan membuat kita semakin bertambah makmur dan sejahtera. Hukum alam semesta mengenai sukses ini sebenarnya sederhana sekali. Kita hanya perlu keyakinan diri saja bahwa hal ini benar.
6. CHOOSE TO BE HAPPY

We always have a choice
We can choose to be happy
or we can choose to be grumpy
But It’s always better, smarter and wiser
to choose to be happy… (Melody Ross)
Perenungan diri: (baca dalam hati dengan tempo lambat)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat lagi)
“Bukankah hidup ini adalah pilihan?”
7. SETIA PADA HAL KECIL
Bukan tindakan besar dan hebat, yang menentukan hidup kita, melainkan kesetiaan dalam menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil dan tidak berarti …. (bunda Teresa)
Perenungan Diri:
Bacalah pesan di atas berulang-ulang sampai meresap.
Bisa dengan cara pelan, sangat pelan, bahkan sangat, sangat pelan.
Boleh juga baca dalam hati dengan perasaan mantap.
Atau, diulang-ulang dalam hati untuk bagian tertentu.
“kesetiaan menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil”
“kesetiaan menekuni pekerjaan yang tidak berarti”
Ya, memang mudah untuk dibaca, namun perlu kebesaran hati untuk mencerna.
Dan, tekad besar untuk menelannya.
Agar jadi bagian indah dalam gelora darah kita.
Karena sang musuh adalah di ego diri.
Tapi, mungkin!
8. IMPIAN PERLU UJIAN
(Baca gaya retorik Bung Karno)
kala impian membuat kita berbeda
kala cara pikir kita ditertawakan
kala senyuman kita disiniskan
kala warna semangat mulai meluntur
kala impian membuat hati bias
justru teruslah maju dan berpegang
teruslah berpegang pada impian kita
bangunlah keyakinan demi keyakinan
bukankah layang-layang terbang tinggi
karena melawan arah angin
(tarik nafas dalam dan tahan, lalu lanjutkan baca dengan keyakinan)
impian kita hanya perlu diuji
diuji untuk membangun keyakinan
(baca berikut ini sambil hembuskan nafas panjang)
keyakinan untuk mencapainya
9. TUM SPIRO, SPERO

“Tum Spiro, Spero” artinya:
“Selama Kita Bernafas, Kita Berusaha”
Buanglah kata menyerah dalam hidup ini.
Hidup ini sangat berarti, berkaryalah.
Karena kita adalah manusia, makhluk luar biasa.
Teruslah berjuang sampai nafas yang terakhir.
Sediakan waktu untuk sendiri. Untuk Diam. Untuk Meditasi. Untuk Merenung. Untuk ssst… diaaam, agar hikmah terdengar bunyinya.
Hening membuat bening…
Bening membuat jelas…
Krishnamurti